Selasa, 12 Desember 2017

Login Anggota

Username :
Password :

Akses melalui handphone anda.

Akses dimana saja dan kapan saja dengan handphone anda melalui mobile browser yang tersedia.

Ditampilkan dalam versi mobile yang sederhana sehingga menghemat pemakaian pulsa.

Gunakan fasilitas QR Code reader untuk mengakses detail benda cagar budaya. Baca selengkapnya.

Unduh QR Code Reader

Agar dapat menggunakan fitur QR Code, silakan unduh (download) dahulu aplikasi QR Code Reader sesuai dengan tipe handphone anda. Klik disini

Tahukah Anda?

Soloscheweg

adalah nama jalan yang sekarang dikenal dengan jalan jendral Sudirman

Statistik Pengunjung

Total Pengunjung : 854032

Total Hits : 1046145

DETAIL ISTILAH

Art Deco

Deskripsi

adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya eksterior, interior, mebel, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain dari 1920 hingga 1939, yang memengaruhi seni dekoratif seperti arsitektur, desain interior, dan desain industri, maupun seni visual seperti misalnya fesyen, lukisan, seni grafis, dan film.

Gerakan ini, dalam pengertian tertentu, adalah gabungan dari berbagai gaya dan gerakan pada awal abad ke-20, termasuk Konstruksionisme, Kubisme, Modernisme, Bauhaus, Art Nouveau, dan Futurisme. Popularitasnya memuncak pada 1920-an.

Meskipun banyak gerakan desain mempunyai akar atau maksud politik atau filsafati, Art Deco murni bersifat dekoratif. Pada masa itu, gaya ini dianggap anggun, fungsional, dan ultra modern.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Art_Deco