Jumat, 20 Oktober 2017

Login Anggota

Username :
Password :

Akses melalui handphone anda.

Akses dimana saja dan kapan saja dengan handphone anda melalui mobile browser yang tersedia.

Ditampilkan dalam versi mobile yang sederhana sehingga menghemat pemakaian pulsa.

Gunakan fasilitas QR Code reader untuk mengakses detail benda cagar budaya. Baca selengkapnya.

Unduh QR Code Reader

Agar dapat menggunakan fitur QR Code, silakan unduh (download) dahulu aplikasi QR Code Reader sesuai dengan tipe handphone anda. Klik disini

Tahukah Anda?

Perjanjian Salatiga

terjadi tanggal 17 Maret 1757 di Gedung Pakuwon.

Statistik Pengunjung

Total Pengunjung : 826663

Total Hits : 1012861

Prof. Dr. Ir. Eko Sediyono, M.Kom

Dilahirkan di Cepu (Kabupaten Blora, Jawa Tengah) pada tanggal 28 September 1961, dari ayah bernama Suwardi dan ibu Suntari. Penulis dilahirkan dan diberi nama Eko Sediyono.

Masa kecil sampai remaja dihabiskan di Cepu, dengan menempuh Sekolah Dasar di SD Negeri Cepu II, tahun 1968 – 1974. Sekolah menengah pertama di SMP Kristen Cepu, pada tahun 1974- 1977. Sekolah menengah atas di SMA Negeri Cepu, pada tahun 1977-1980.

Menjelang ujian akhir SMA, mengikuti seleksi siswa berprestasi untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri, pada saat itu bernama Perintis II, dengan pilihan IPB.  Ternyata diterima, dan oleh karena itu sejak tahun 1980 melanjutkan kuliah di IPB. Bogor. Minat awal ingin masuk jurusan Kehutanan, karena ingin menjadi Administratur Kehutanan, yang ’keren’ dan kaya, seperti pejabat kehutanan yang  banyak dijumpai di daerah Cepu. Tetapi setelah sampai di IPB terpikat dengan gaya dan intelektualitas Prof. Andi Hakim Nasution yang ahli Statistik, akhirnya masuklah ke jurusan Statistik.

Pada tahun 1991melanjutkan studi S2 Ilmu Komputer. Dan tahun 1993 saya lulus S2 ilmu komputer dengan IP yang cukup baik.